Adab kepada Orang Tua dan Guru: Dua Pintu Keberkahan dalam Hidup

Gambar: Contoh adab kepada orang tua dalam Islam melalui kebiasaan mencium tangan ibu sebagai bentuk penghormatan, kasih sayang, dan bakti seorang anak.
Sepintar apa pun seorang anak, ilmunya akan terasa hambar kalau akhlaknya kepada orang tua dan guru buruk. Sebaliknya, anak yang santun sering kali lebih mudah disayangi, dipercaya, dan didoakan. Artikel ini membahas cara menghormati orang tua dan guru dengan bahasa yang sederhana, lengkap dengan contoh yang bisa langsung dipraktikkan, termasuk di zaman ponsel dan grup chat seperti sekarang.
Adab Pertama Dimulai dari Rumah
Bagi seorang anak, adab pertama yang harus diterapkan di keluarga adalah patuh dan taat kepada orang tua. Dari sinilah proses berperilaku baik kepada siapa pun dimulai. Selain patuh, anak juga belajar bersikap sopan dan santun.
Adab yang baik membuat kita terbiasa berakhlak mulia di mana saja: di rumah, di sekolah, maupun di lingkungan masyarakat. Kebiasaan menghormati ayah dan ibu pada akhirnya akan terbawa saat kita bertemu guru, tetangga, dan teman.
1. Adab kepada Orang Tua
Berbakti kepada orang tua adalah kewajiban seorang anak dalam Islam. Banyak ayat Al-Qur'an yang memerintahkannya. Bahkan, kebaikan kepada orang tua digandengkan dengan hal yang paling pokok dalam Islam, yaitu menyembah hanya kepada Allah Swt. Artinya, berbakti kepada orang tua bukan urusan kecil.
Allah Swt. berfirman dalam Q.S. Al-Isra' ayat 23-24, yang artinya: "Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil."
Coba renungkan sebentar: apa yang kita lakukan hari ini belum bisa menandingi pengorbanan orang tua. Karena itu, mulai sekarang patuhilah perintah mereka (selama tidak bertentangan dengan syariat Islam) dan jangan pernah berbuat durhaka.
Cara Menghormati Orang Tua
- Taat pada perintah dan nasihat mereka. Dengarkan sampai selesai, termasuk ketika nasihatnya terasa berulang.
- Berbuat baik, hormat, dan sopan santun, baik dalam tingkah laku maupun cara bicara. Muliakan mereka, terlebih ketika sudah memasuki usia senja.
- Meringankan pekerjaan mereka. Rapikan kamar sendiri, bantu memasak, cuci baju sendiri, atau bawakan belanjaan ibu sepulang dari pasar.
- Menjaga kehormatan dan nama baik mereka. Perilaku kita di luar rumah ikut mencerminkan didikan orang tua.
- Merawat mereka saat sakit, tua, dan pikun. Ini saatnya kita membalas kesabaran mereka merawat kita dulu.
- Mendoakan mereka, agar Allah memberi kemampuan, rahmat, dan kesejahteraan hidup di dunia dan akhirat.
Sikap yang Perlu Dihindari
Beberapa sikap tampak sepele, padahal bisa melukai perasaan orang tua:
- Berkata "ah" dan tidak memenuhi panggilan mereka. Contohnya menjawab "iya, sebentar" sambil tetap asyik dengan ponsel, lalu lupa.
- Membentak dan menghardik. Nada suara yang tinggi sering lebih menyakitkan daripada isi kalimatnya.
- Bermuka masam dan cemberut saat bertemu. Senyum adalah cara paling mudah menyenangkan hati mereka.
- Malu mengakui kesalahan. Meminta maaf tidak merendahkan kita, justru menunjukkan kedewasaan.
- Membuat mereka kesusahan, misalnya berbohong, melalaikan tanggung jawab, atau bergaul dengan cara yang membuat mereka cemas.
Hikmah Taat kepada Orang Tua
- Mendapat ridha Allah.
- Menjadi sebab datangnya nikmat, rahmat, dan berkah dari Allah Swt.
- Mendapat kasih sayang dari orang tua.
- Hidup lebih penuh berkah dan mendapat ampunan.
2. Adab kepada Guru
Guru adalah orang tua kita di sekolah. Mereka telah berjasa memberi kita ilmu yang bermanfaat, jadi sudah sepantasnya kita hormat dan patuh. Guru menyayangi kita dan sabar dalam mengajar, maka kita pun perlu menyayangi mereka, bersikap sopan, berkata baik, serta tidak menghina mereka. Mendoakan kebaikan untuk guru juga termasuk perbuatan mulia.
Menaati guru hukumnya wajib, sebagaimana wajibnya menaati kedua orang tua, selama perintahnya tidak bertentangan dengan syariat Islam.
Nabi Muhammad saw. bersabda (H.R. Ahmad), yang artinya: "Tidak termasuk golongan kami orang yang tidak memuliakan yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda, serta yang tidak mengerti (hak) orang yang berilmu (agar diutamakan pandangannya)."
Adab terhadap Guru
- Mengambil ilmu dari guru yang berilmu, berakidah lurus, dan berakhlak mulia.
- Menghormati dan memuliakan guru, di depan maupun di belakang mereka.
- Rendah hati dan sopan. Pintar bukan alasan untuk merasa lebih tinggi.
- Memperhatikan dan mendengarkan saat guru menerangkan pelajaran. Ini cara paling nyata menghargai jerih payah mereka.
- Mengucapkan salam saat bertemu dan mencium tangan guru.
- Selalu mendoakan kebaikan untuk mereka.
Hikmah Taat dan Patuh kepada Guru
- Disenangi Allah Swt. dan Rasul-Nya.
- Disenangi banyak orang.
- Mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat.
- Menjadi anak yang saleh dan salehah.
- Mendapatkan pahala dari Allah Swt.
- Mendapatkan keberkahan dalam hidup.
- Mendapatkan ilmu yang berkah.
3. Adab di Zaman Ponsel dan Grup Chat
Prinsip adabnya sama, hanya medianya yang berubah. Beberapa contoh penerapannya:
- Saat orang tua atau guru berbicara, letakkan ponsel dan tatap mereka.
- Kalau mengirim pesan ke guru, awali dengan salam, sebut nama, dan gunakan bahasa yang sopan, bukan singkatan atau stiker yang bercanda.
- Jangan menjelek-jelekkan orang tua atau guru di grup chat maupun media sosial. Itu ikut merusak kehormatan mereka.
- Beri kabar kepada orang tua kalau pulang terlambat, supaya mereka tidak cemas menunggu.
Kebiasaan Kecil yang Bisa Dimulai Hari Ini
Adab tidak dibangun dari satu keputusan besar, melainkan dari kebiasaan kecil yang terus diulang. Coba satu per satu:
- Jawab panggilan orang tua dengan lembut dan segera.
- Kerjakan satu tugas rumah tanpa disuruh.
- Doakan ayah dan ibu sebelum tidur.
- Ucapkan salam dan sapa guru saat bertemu.
- Catat dan simak penjelasan guru di kelas.
- Minta maaf jika hari ini ada sikap yang kurang pantas.
Menghormati orang tua dan guru bukan sekadar sopan santun. Ia bagian dari ibadah, jalan menuju ridha Allah, dan bekal agar ilmu yang kita pelajari membawa manfaat. Orang tua membesarkan kita, guru menerangi kita dengan ilmu, dan cara terbaik membalasnya adalah dengan adab dan doa.
Pengingat penting: sepintar dan secerdas apa pun seorang anak, kalau akhlaknya kepada orang tua dan guru tidak baik, ilmunya tidak akan berharga.


